Halo!! Hari ini adalah debut Ronsen (Ngobrol Dengan Dosen) yang pertama, dan pasti akan ada talk derma lainnya. Mbah hari ini dapat kesempatan besar buat ngobrol sama Ibu Davina Oktivana, dosen fakultas hukum UNPAD. Siapa sih anak FH UNPAD yang gak kenal dia? .. here we go...
1.Halo Bu Davina, bisa dijawab secara singkat gak, siapa Bu Davina itu?
Seorang ibu, istri dan dosen di FH UNPAD
2. Sejak kapan jadi dosen di Universitas Padjadjaran? Apa mata kuliah yang ibu ajarkan di jurusan hukum?
Sejak Desember 2009. Mata kuliah yang saya ajarkan Internasional, Hukum Laut Internasional, Hukum Diplomatik & Konsuler, Hukum Penyelesaian Sengketa Internasional, dan Studi Kasus Hukum Internasional
3. Nah dilihat-lihat nih Bu Davina ini kan masih muda ya, ada perbedaan ga kedekatan ibu sama mahasiswa dibanding dengan dosen dosen yg lebih tua kepada mahasiswa lain?
Setiap dosen baik dosen muda maupun dosen senior memiliki perbedaan dalam melakukan pendekatan dengan mahasiswa, bergantung pada kepribadian dosen itu sendiri. Ada dosen muda yang cenderung membatasi diri dalam berinteraksi dengan mahasiswa, ada dosen senior yang sangat "terbuka", atau sebaliknya. Perbedaan yang ada barangkali hanya dari jam terbang para dosen senior saja, beliau-beliau ini sudah memiliki karakter seiring dengan pengalaman yang banyak dalam berinteraksi dengan mahasiswa, sedangkan para dosen muda, masih mencari-cari bentuk yang pas dan sesuai dalam melakukan interaksi tersebut.
4. Ibu termasuk golongan dosen yang mana bu di Jurusan Hukum UNPAD? paling banyak disukai mahasiswa atau paling ditakuti mahasiswa? kenapa bu?
Pada intinya saya mengedepankan rasa nyaman dalam melakukan interaksi dengan mahasiswa, setelah rasa nyaman itu ada, maka kegiatan belajar dan mengajar akan lebih mudah dilakukan. Saya sendiri tidak tahu bagaimana pendapat mahasiswa mengenai hal ini mungkin pertanyaan ini harus juga ditanyakan ke mahasiswa saya ya :).
5. Ada pengalaman paling absurd ga bu selama jadi dosen? terutama yang berhubung sama mahasiswa ibu
Alhamdulillah belum ada, semua mahasiswa FH UNPAD baik-baik :)
6. Mahasiswa kan jenisnya ada banyak tuh bu, nah tipe mahasiswa mana yang paling ibu suka dan tipe mahasiswa seperti apa yang ibu kurang suka?
Sebagai dosen, sudah menjadi tugas dan kewajiban saya dalam mendidik setiap mahasiswa apapun tipe-nya. Tipe mahasiswa yang sangat beragam itu justru menjadi "bumbu" dalam profesi pendidik seperti saya. Menghadapi mahasiswa dengan tipe-tipe yang berbeda memiliki tantangan tersendiri. Seandainya semua mahasiswa memiliki tipe yang seragam tentu akan sangat membosankan kan :)
7. Ibu tentu dulu pernah jadi mahasiswa kan? perbedaan sama sekarang jadi dosen tentunya ada kan bu, tapi ada ga hal menarik/khas yang gak ibu temukan selama jadi dosen, tapi ibu temukan waktu masih mahasiswa?
Mahasiswa sekarang lebih kritis dalam menyatakan pendapat, lebih cuek dan berani juga kreatif , namun dalam etika dan kesopanan ada beberapa mahasiswa yang kurang baik, misalnya sms tengah malam, bbm-an di kelas, sudah ada janji untuk bertemu tapi tidak hadir.
8.Kan ada tuh bu "ehem" mahasiswa yang udah lama kuliah tapi ga lulus-lulus, entah apa itu alasannya, pendapat ibu gimana mengenai itu? ada ga bu solusi yg bisa ibu berikan buat mahasiswa seperti itu?
Kita harus ketahui dahulu latar belakangnya secara jelas, masalah yang paling umum biasanya ada di motivasi, mahasiswa butuh motivasi dan kalau masih ada motivasi walaupun hanya sedikit masih bisa kok untuk diselesaikan, tapi kalau tidak ada ya lain lagi ceritanya.
9. Ibu termasuk dosen yang seperti apa menurut mahasiswa dan menurut ibu? misal murah nilai, suka (kuis) kejutan atau dosen yang *ehem* suka kelas tambahan...
Pada dasarnya saya selalu mengajar berdasarkan SAP GBPP yang baku, namun metode yang saya gunakan bergantung pada kondisi kelas, kalau kelas pasif sudah pasti saya akan banyak mengeluarkan jurus-jurus yang bersifat impulsif, seperti kuis dadakan dan tanya jawab secara langsung, namun untuk kelas yang aktif, saya akan memposisikan diri sebagai fasilitator. Untuk nilai, saya tidak bekerja sendiri, karena ada dosen pembina (senior) yang berhak menentukan nilai. Tapi sampai saat ini saya belum pernah tuh memberi nilai 0 pada ujian mahasiswa, pasti saya kasih minimal nilai untuk usaha nulis walaupun isinya hanya mengulang pertanyaan ujian saja :) Untuk di luar kelas, saya memposisikan diri saya sebagai teman diskusi, jadi siapapun dan kapanpun saya selalu siap dengan tangan terbuka untuk berdiskusi, baik berdiskusi mengenai materi perkuliahan maupun hal lain, sejauh dalam batas diskusi yang wajar.
10. Terimakasih bu atas jawabannya, ada pesan-pesan untuk mahasiswa se Indonesia bu?
Hanya satu saja pesan saya, manfaatkan waktu kuliah kalian sebaik mungkin, karena hanya penyesalan yang menanti di akhir nanti apabila waktu kuliah tidak di manfaatkan secara maksimal. Sukses selalu untuk mahasiswa se Indonesia Raya :)
Ibu Davina Oktaviana adalah dosen pengajar di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.
twitter: @davunu