Resep Derma: Mie DogDog Ala Aa Burjo

on Friday, April 26, 2013
Gue tahu lo semua bosen banget makan Indomie yang gitu-gitu aja, cuma direbus, bumbu dikasih piring, ditirisin terus dicampur sama bumbu yang di piring. Bosen kan? gue juga.

Oleh karena itu gue pengen berbagi resep Mie DogDog yang sering lo temuin di Burjo, ini adalah resep turun temurun yang ditemukan oleh Aa Burjo sejak belasan tahun yang lalu. Resep ini sangat rahasia dan hanya penerus Burjo tertentu sajalah yang tahu tentang resep Mie Dog Dog. 

Nggak gue bercanda kok, ini resep gampang banget. Cocok buat cuaca hujan, apalagi pengen diangetin, apalagi lo jomblo, haduh ini resep bakal bikin lebih anget daripada pacar.

Oke siap ya?

Bahan-bahan:

1 bungkus Indomie Goreng (nggak usah aneh-aneh deh pake rasa sate, rasa rendang, pake Mie Sedap juga boleh, sama aja)

Sayuran , terserah mau sawi, mau kol boleh,( mau rumput juga boleh kalau lo doyan sih, yang penting ijo.)

1 telur ayam (telor bebek juga boleh, telor angsa boleh, telur cicak juga boleh tapi porsinya dikit ntar)

2 siung bawang putih (kenapa tidak ada bawang merah? karena bawang merah jahat!)

Kecap
Saus Sambal

Cabe Rawit 3 potong kecil-kecil (lebih juga boleh, nggak pakai juga boleh)

Bumbu: Garam, Lada




Proses pembuatan:

1. Rebus Indomie (saran gue Indomienya lo hancurin dulu, biar porsinya nanti kelihatan banyak) jangan kelamaan, ntar lodoh.. kalau udah kelihatan agak mateng, masukin sayuran. Tiriskan Mie dan Sayuran.

2. Rebus air lagi, jangan banyak-banyak, ini nantinya buat kuah. 

3. Masukkan bawang putih yang udah di haluskan (dikupas juga ye. masa ama kulitnya) , lalu bumbu indomie (bumbu ,minyak,saus, kecap) , garam, lada, cabe rawit

4. Kemudian masukin telor, setelah dimasukkan langsung acak-acak pake sendok. Habis itu tambahin kecap sama saus sambal secukupnya. Porsi kecap sama saus sambel 1 : 2

5.Tunggu 2 menitan, habis itu masukin Mie sama Sayuran yang udah ditirisin tadi, tunggu 1 menit, angkat dan masukin ke mangkok,  (JANGAN LANGSUNG DIMASUKIN MULUT, PANAS!)

6. Taburkan bawang goreng dari Indomie tadi. Jadi deh!

7. PERHATIAN: Semua proses tadi tidak akan terjadi kalau kompor tidak anda hidupkan. TRIMS.








Gimana? Moga-moga nggak sulit ye.. lumayan kan daripada beli di Warung Indomie habis 7000an, mending ditabung.

Sampai jumpa di resep-resep selanjutnya..


Salam
Chef Juna..............idi



Merchandise Derita Mahasiswa : Pesan Sekarang!

on Monday, April 15, 2013
Helo....jadi kemarin pas gue lagi main ke rumah temen yang punya usaha bikin berbagai macam merchandise tercetuslah ide dadakan ini. Gue berencana membuat merchandise Derita Mahasiswa. Merchandise yang gue keluarin pertama adalah kaos. Desain sih gue bikin simpel aja, yang isinya tweet-tweet yang pernah gue tweet di akun @deritamahasiswa. 

Oh iya ada beberapa yang perlu gue jelasin, 
1. Kaos ini READY STOCK dan cuma gue produksi 2 LUSIN aja.. 
2. Habis lo pesen dan transfer, dalam 1 x 24 jam langsung gue kirim barangnya, pengiriman dari Jakarta (no COD)
3. Ukuran kaos cuma ada M - XL aja
4. Harga merchandise: IDR 85.000

Format pemesanan:

Kirim 
Nama:
Alamat:
No Hp:
Id Twitter:

ke 081328595659

Detail lebih lengkap bisa lo lihat di gambar dibawah





Gue nggak bertanggung jawab hal yang tertulis di kaos ini jadi kenyataan waktu lo make yaa..
 Ini modelnya temen gue sih, masih jomblo.. kalau lo minat mention aja @setosero

bahaha (titipan sponsor)





Semoga lo suka sama merchandise pertama gue, dengan membeli merchandise ini secara otomatis lo sudah membantu gue menjalani kehidupan yang kejam di tanah perantauan ini.

#7HariMenulis Mbah Derma

on Wednesday, February 6, 2013
Gue nggak mau bikin posting panjang-panjang kali ini. Cuma pengen bikin posting ini biar ngelengkapin jadi 60 post aja sih. Hahahaha *digaplok sapu*

Jadi selama seminggu ini gue mengikuti #7HariMenulis. Gue bersyukur yang gue ikuti adalah #7HariMenulis bukan #7HariMengukir. Entah apa jadinya seminggu itu gue membuat patung setiap harinya. Mungkin gue bakal jadi pemuja berhala seperti kaum Quraisy. Yang jelas gue seneng banget ada event seperti ini. Mau nggak mau memaksa gue membersihkan sarang laba-laba berdebu di blog yang sudah beberapa bulan tak terurus ini.

Beberapa yang gue dapat dari membaca post-post peserta #7HariMenulis ini adalah berbagai macam gaya penulisan yang menarik. Bagaimana mereka mengekspresikan sesuatu lewat tulisan mereka baik lewat puisi, cerpen, atau cerita berseri. Tutur bahasa mereka berbeda-beda menjadikan gue memiliki berbagai macam bahan bacaan, Beberapa blog udah gue bookmarks berharap waktu gue kehabisan bacaan gue bisa membaca post terbaru dari blog itu. Gue menemukan banyak cerita baru.

Gue nggak kenal siapa itu @birokreasi , siapa orang dibalik birokreasi. Yang jelas @birokreasi sudah mampu membuat beberapa orang kembali menulis dan mengembalikan beberapa kepercayaan dirinya dalam menulis. Gue sendiri selama seminggu ini harus menulis di dua blog sekaligus. Karena gue juga menyertakan blog pribadi gue ikut #7HariMenulis. Alhamdullilah sampai hari terakhir gue bisa menulis dengan senang tanpa ada beban dan terburu-buru. Entah apa jadinya kalau event ini dijadikan #12JamMenulis. Mungkin gue cuma bakal nulis seperti ini.

"Haiiiii apa kabar semua. Kalian pasti sedang membaca blogku ya? hai.. jangan lupa berbakti kepada orang tua ya...sampai jumpa lagi. Cilukba"

dan ini

"Kepada dosen pembimbingku: Maaf beberapa hari ini aku tidak datang kuliah, hatiku sedang kacau, kekasihku mencampakkanku  - Mahasiswa bimbinganmu"


Sudahlah, makin ngacau tulisan gue. Mungkin kalau ada event ini gue akan ikutan lagi. Setidaknya gue punya pelarian dari skripsi yang tak kunjung membuat hati ini bebas bernafas lewat blog ini. Semoga blog ini tambah rame dan blog semua peserta #7HariMenulis tambah rame. 

Mengutip kata @birokreasi.


Babik!


emaaf


Tabik!!!


NB: Tolong dikomen ya post-post gue biar gue makin semangat nulis. Hiks nggak kasihan apa gue udah beruban sama berasap kepalanya gini nggak ada yang komen.


Post 120 SKS, alias TINGKAT 4.

on Monday, September 17, 2012

Tingkat 4, tingkat ini sangat berat. Sama seperti ketika SMP dan SMA, setelah 3 tahun kamu bersama teman-teman, selanjutnya adalah perpisahan.  Perpisahan disini bukan berarti salam-salaman sama guru, salam-salaman seangkatan, baca-bacain nominasi-nominasi………. Bisa patah kaki kamu kalau nyalamin semua dosen sama mahasiswa seangkatan yang ada di kampus. Perpisahan disini berarti, kamu bakal susah ketemu lagi temen-temen kamu walaupun masih dalam ikatan kampus yang sama.

Di tingkat 4 beberapa mahasiswa yang waras, sudah menyelesaikan 120 sks, dan berbagai prasyarat untuk mengambil skripsi. Beberapa mahasiswa yang ga wa…. *ehm* kurang memberikan perhatian terhadap kuliah, masih belum bisa ngambil skripsi, terpaksa kuliah lagi seperti biasa. Pergi kuliah di tingkat 4 bukan berarti bisa ketemu teman-teman lalu lanjut haha-hihi dan tugas tinggal nyontek. Pergi kuliah di tingkat 4 lebih dari itu. Karena tingkat 4 adalah sisa-sisa kuliah, semua mahasiswa yang masih perlu mengambil mata kuliah tentu hanya akan memilih yang mereka butuhkan/ulang. Dan kenyataannya tidak semua akan mengambil/mengulang mata kuliah yang sama. Semua mahasiswa akan pergi masing-masing sesuai kebutuhan. Ga ada lagi nongkrong-nongkrong dikampus, soalnya jadwalnya beda-beda. Bisa nemuin temen seangkatan di kampus, atau di sebuah mata kuliah, rasanya seperti bertemu mata air di padang pasir, sangat menyegarkan dan melegakan…….

Bukan Cuma itu aja tantangan ke kampus di tingkat 4, kalau ga ada temen seangkatan, ya terpaksa sebisa mungkin menyembunyikan identitas. Kalau terpaksa harus buka identitas, sedikit-sedikit aja, seperlunya, jangan terlalu gamblang, soalnya malu sama adek angkatan alias junior. Kalau juniornya asik sih enak. Tapi kalau juniornya tukang gossip? Kan berabe kalau nsemua orang tau kamu masih ngulang kuliah, ntar dikira bego lagi, padahal kan alesan ngulang bisa macem-macem, bisa aja waktu dulu dapet dosen yg killer abis. Itu baru permasalahan sama junior. Selanjutnya adalah permasalahan sama dosen. Kalau dosennya cuek, paling enak, berarti tinggal kuliah sama absen dan ngerjain tugas secukupnya. Kalau dosennya gampang inget orang, nah ini yang bahaya, kalau dia sampai inget sama kamu bahwa kamu adalah ngulang, bisa dimacem-macemin… mulai dari di ledekin, di permalukan, bahkan dimintain tolong… Kalau dosennya killer? Alamak, bisa-bisa ngulang lagi!

Selanjutnya bukan cuma mereka yang masih ke kampus aja yang punya masalah, yang udah jarang dan hampir ga perlu lagi ke kampus juga punya masalah. Masalahnya yang paling umum adalah ga tau mau nulis apaan di skripsi…… jangankan penelitian, draft juga belom, jangankan draft, ketemu dosennya ngomongin tema juga belom! Disinilah permasalahan bagi mereka yang udah ga kuliah, bingung menentukan arah. Tapi ada juga sih mahasiswa yang udah siap-siap ngerjain draft skripsi, udah tau mau buat tema apa judul apa penelitian dimana, mahasiswa yang siap begini juga bakal mengalami dua kemungkinan… kemungkinan pertama adalah dapet dosen pembimbing yang baik, nulis jalan, penelitian lancar, maka tipe yang kaya gini bakal lulus duluan… dan kemungkinan kedua, dapet dosen pembimbing ga enak, susah ketemu, bikin ga semangat, males nulis, dan akhirnya harus berlanjut ke tingkat 5,6,7 dst, dan bukan ga mungkin yang sial kaya gini malah kesusul sama yang tadinya masih kuliah di tingkat  4 tapi ga punya problem di skripsi……

Kenapa Benci Hari Senin?

on Sunday, March 18, 2012





Membenci hari Senin menjadi rutinitas banyak orang sejak dulu. Bahkan Iklan "I love Monday" dari Clas Mild saja tidak mampu merubah mindset orang-orang. Mungkin kalau hari Senin bisa ngomong pasti dia udah minta tukeran jadwal sama KPH (Komisi Pergantian Hari) untuk dituker jadwalnya sama hari Sabtu. Berikut wawancara kami dengan Hari Senin yang akan menjelaskan isi hatinya.

Halo Nin,gimana kabarnya?

Gak usah nanya, udah tahukan jawabnya? BURUK sekali.. everyone hates me :(

Oh,maaf mungkin lain kali saja ya wawancaranya?
Gak apa-apa, lanjut aja

Ok, gimana perasaanmu menjadi hari yang dibenci orang-orang?

MENYEDIHKAN!!.. kenapa sih mereka bisa jahat gitu! Gak ngaruh juga kali ..kalau aku gak ada mereka juga nanti bakal benci Selasa, kalau Selasa sama Aku gak ada mereka nanti juga benci hari Rabu! Harusnya yang mereka benci itu mereka sendiri yang gak bisa move on dari hari Minggu!

Waw, menyentuh sekali jawabanmu..Kamu pasti gak terlalu suka sama si Minggu ya?

BANGET.. Kenapa sih semua orang pada suka sama dia sampai lupa mandi,lupa bangun,lupa tugas, kerjaan ? Paling paling orang-orang suka sama aku kalau hari Gajian mereka pas hari Senin, kalau mahasiswa-mahasiswa itu juga suka sama aku kalau mereka gak ada kuliah Senin, ada juga sih yang suka sama aku kalau gebetan mereka sekampus, jadi tiap kuliah masuk semangat deh mereka! cih.

Eh ini kok bawa-bawa mahasiswa? tapi kuliah pagi waktu hari Senin itu beneran gak enak lho Nin

Yang harus disalahkan itu kampus atau sistem mereka! Kenapa juga ada kuliah pagi di hari Senin? Udah tahu gak dosen ga mahasiswa susah move on dari hari Minggu, harusnya kuliah di hari Senin itu mulai di hari Senin aja.. Oh iya satu lagi! Upacara buat anak sekolah juga kenapa harus Senin? Mending Jumat atau kapan gitu kek, selain Senin! Cih.

Sabar-sabar Nin, Oke ada pesan terakhir sebelum wawancara selesai?

Move on lah dari hari Minggu sebelum terlambat!


MarioTega

Ronsen with Davina Oktivana: Mahasiswa Butuh Motivasi

on Monday, March 5, 2012

Halo!! Hari ini adalah debut Ronsen (Ngobrol Dengan Dosen) yang pertama, dan pasti akan ada talk derma lainnya. Mbah hari ini dapat kesempatan besar buat ngobrol sama Ibu Davina Oktivana, dosen fakultas hukum UNPAD. Siapa sih anak FH UNPAD yang gak kenal dia? .. here we go...



1.Halo Bu Davina, bisa dijawab secara singkat gak, siapa Bu Davina itu?
Seorang ibu, istri dan dosen di FH UNPAD 

2. Sejak kapan jadi dosen di Universitas Padjadjaran? Apa mata kuliah yang ibu ajarkan di jurusan hukum? 
Sejak Desember 2009. Mata kuliah yang saya ajarkan Internasional, Hukum Laut Internasional, Hukum Diplomatik & Konsuler, Hukum Penyelesaian Sengketa Internasional, dan Studi Kasus Hukum Internasional

3. Nah dilihat-lihat nih Bu Davina ini kan masih muda ya, ada perbedaan ga kedekatan ibu sama mahasiswa dibanding dengan dosen dosen yg lebih tua kepada mahasiswa lain?
Setiap dosen baik dosen muda maupun dosen senior memiliki perbedaan dalam melakukan pendekatan dengan mahasiswa, bergantung pada kepribadian dosen itu sendiri. Ada dosen muda yang cenderung membatasi diri dalam  berinteraksi dengan mahasiswa, ada dosen senior yang sangat "terbuka", atau sebaliknya. Perbedaan yang ada barangkali hanya dari jam terbang para dosen senior saja, beliau-beliau ini sudah memiliki karakter seiring dengan pengalaman yang banyak dalam berinteraksi dengan mahasiswa, sedangkan para dosen muda, masih mencari-cari bentuk yang pas dan sesuai dalam melakukan interaksi tersebut. 

4. Ibu termasuk golongan dosen yang mana bu di Jurusan Hukum UNPAD? paling banyak disukai mahasiswa atau paling ditakuti mahasiswa? kenapa bu? 
Pada intinya saya mengedepankan rasa nyaman dalam melakukan interaksi dengan mahasiswa, setelah rasa nyaman itu ada, maka kegiatan belajar dan mengajar akan lebih mudah dilakukan. Saya sendiri tidak tahu bagaimana pendapat mahasiswa mengenai hal ini mungkin pertanyaan ini harus juga ditanyakan ke mahasiswa saya ya :). 


5. Ada pengalaman paling absurd ga bu selama jadi dosen? terutama yang berhubung sama mahasiswa  ibu

Alhamdulillah belum ada, semua mahasiswa FH UNPAD baik-baik :)


6. Mahasiswa kan jenisnya ada banyak tuh bu, nah tipe mahasiswa mana yang paling ibu suka dan tipe mahasiswa seperti apa yang ibu kurang suka?

Sebagai dosen, sudah menjadi tugas dan kewajiban saya dalam mendidik setiap mahasiswa apapun tipe-nya. Tipe mahasiswa yang sangat beragam itu justru menjadi "bumbu" dalam profesi pendidik seperti saya. Menghadapi mahasiswa dengan tipe-tipe yang berbeda memiliki tantangan tersendiri. Seandainya semua mahasiswa memiliki tipe yang seragam tentu akan sangat membosankan kan :) 


7. Ibu tentu dulu pernah jadi mahasiswa kan? perbedaan sama sekarang jadi dosen tentunya ada kan bu, tapi ada ga hal menarik/khas yang gak ibu temukan selama jadi dosen, tapi ibu temukan waktu masih mahasiswa?

Mahasiswa sekarang lebih kritis dalam menyatakan pendapat, lebih cuek dan berani juga kreatif , namun dalam etika dan kesopanan ada beberapa mahasiswa yang kurang baik, misalnya sms  tengah malam, bbm-an di kelas, sudah ada janji untuk bertemu tapi tidak hadir.


8.Kan ada tuh bu "ehem" mahasiswa yang udah lama kuliah tapi ga lulus-lulus, entah apa itu alasannya, pendapat ibu gimana mengenai itu? ada ga bu solusi yg bisa ibu berikan buat mahasiswa seperti itu?

Kita harus ketahui dahulu latar belakangnya secara jelas, masalah yang paling umum biasanya ada di motivasi, mahasiswa butuh motivasi dan kalau masih ada motivasi walaupun hanya sedikit masih bisa kok untuk diselesaikan, tapi kalau tidak ada ya lain lagi ceritanya.


9. Ibu termasuk dosen yang seperti apa menurut mahasiswa dan menurut ibu? misal murah nilai, suka (kuis) kejutan atau dosen yang *ehem* suka kelas tambahan...

Pada dasarnya saya selalu mengajar berdasarkan SAP GBPP yang baku, namun metode yang saya gunakan bergantung pada kondisi kelas, kalau kelas pasif sudah pasti saya akan banyak mengeluarkan jurus-jurus yang bersifat impulsif, seperti kuis dadakan dan tanya jawab secara langsung, namun untuk kelas yang aktif, saya akan memposisikan diri sebagai fasilitator. Untuk nilai, saya tidak bekerja sendiri, karena ada dosen pembina (senior) yang berhak menentukan nilai. Tapi sampai saat ini saya belum pernah tuh memberi nilai 0 pada ujian mahasiswa, pasti saya kasih minimal nilai untuk usaha nulis walaupun isinya hanya mengulang pertanyaan ujian saja :)   Untuk di luar kelas, saya memposisikan diri saya sebagai teman diskusi, jadi siapapun dan kapanpun saya selalu siap dengan tangan terbuka untuk berdiskusi, baik berdiskusi mengenai materi perkuliahan maupun hal lain, sejauh dalam batas diskusi yang wajar.


10. Terimakasih bu atas jawabannya, ada pesan-pesan untuk mahasiswa se Indonesia bu?

Hanya satu saja pesan saya, manfaatkan waktu kuliah kalian sebaik mungkin, karena hanya penyesalan yang menanti di akhir nanti apabila waktu kuliah tidak di manfaatkan secara maksimal. Sukses selalu untuk mahasiswa se Indonesia Raya :)



Ibu Davina Oktaviana adalah dosen pengajar di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.
twitter: @davunu 

4 Alasan Terlambat Kuliah Paling Basi

on Sunday, March 4, 2012

Banyak mahasiswa masih sering terlambat kuliah, banyak juga yang sering mengeluarkan alasan paling pasaran dan bisa disebut basi saat ditanya oleh dosen alasan datang terlambat, berikut 4 Alasan Terlambat Kuliah Paling Basi yang sering diucapkan mahasiswa:

1. "Maaf pak, ban kendaraan saya tadi bocor"

Ini alasan dari jaman dahulu kala sampai sekarang yang masih sering digunakan, bedanya jaman dulu yang bocor ban sepeda sekarang ban motor. 80 persen dosen tidak percaya ban sepeda kita benar benar bocor. Jadi alasan ini menjadi super banget basi

Tips: Supaya dosen percaya alasan kita, ajak tukang tambal ban sebagai saksi untuk memperkuat alibi kita

2. "Saya baru dari Rumah Sakit pak"

Karena alasan ini sering diucapkan, mahasiswa yang benar-benar dari Rumah Sakit kadang sering dibilang bohong. Dosen kadang juga tidak peduli dengan alasan ini, apalagi diucapkan dengan suara lantang bak tentara.

Tips: Supaya dosen percaya dengan alasan kita, pasang infus di tangan kita dan bawa ke kampus, syukur-syukur disuruh pulang kuliah tanpa mengurangi absen.

3. "Maaf pak saya kesiangan"

Hampir semua dosen tidak mengijinkan mahasiswanya masuk setelah alasan ini diucapkan, sehingga alasan ini menjadi super basi of the year. Jangan sekali-kali menjadikan ini sebagai alasan,walau kamu sudah bisa masuk kelas dengan alasan ini, kamu akan berakhir di bully dosen selama kuliah berlangsung.

Tips: Bawa bolpen sendiri, binder tebal, tas besar, buku kuliah tebal , setidaknya kamu berhasil memunculkan image bahwa kamu hanya telat bangun karena belajar semalaman

4. "Maaf pak saya terlambat"

Entah apa yang ada di pikiran mahasiswa yang cuma mengucapkan kalimat ini, tidak punya bahan alasan lain atau sudah pasrah tidak masuk kelas. Yang jelas ini adalah alasan super basi of the century. 100 persen dosen tidak suka mahasiswa yang tidak kreatif. Kalau dosen bisa seenaknya ngomong mungkin saat kita bilang "Maaf pak saya terlambat" dia akan menjawab "Nenek-nenek kempot juga tau ELU TELAT"

Tips: Tambahkan beberapa alasan

Mahasiswa cowok: "Maaf pak tadi istri saya sempat kontraksi, saya panik,jadi saya tunggu dulu"
Mahasiswa cewek: "Maaf pak saya terlambat....saya terlambat dua bulan, ini anak bapak"


Sekian, semoga alasan basi di atas tidak sering kalian ucapkan.


Mario Tega